Piri Reis, Kartografer Terkemuka di Abad XVI

Peradaban Islam pernah memiliki seorang geografer dan kartografer (pembuat peta) terkemuka pada abad ke-16 M. Sang kartografer berhasil membuat peta yang kerap disebut sebagai petunjuk dunia baru.  Geografer sekaligus kartografer kebanggaan Kekhalifahan Turki Usmani itu bernama Piri Reis..

Geografer masyhur itu bernama lengkap Hadji Muhiddin Piri Ibnu Hadji Mehmed. Ia terlahir di  kota Gallipoli yang terletak di dekat Pantai Aegea pada 1465. Selain dikenal sebagai seorang geografer dan kartografer, Piri juga sembat menduduki jabatan Laksamana di Kekhalifahan Turki Usmani.

Jejak hidup Piri mulai diperbincangkan, ketika para sejarawan menemukan peta dunia yang dibuatnya pada 1513 M. Peta dunia yang diciptakan Piri ditemukan di Istana Topkapi Istanbul pada 1929. Yang paling menakjubkan,  peta buatan Piri itu mampu menampilkanpeta Amerika zaman kuno. Read more…

Categories: Tokoh Tag:

Imam Hanbali, Pemegang Teguh Hadis Nabi

Karyanya yang terkenal adalah Musnad Imam Ahmad.

”Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung cobaan akibat tekanan khalifah Abbasiyah karena menolak doktrin resmi Muktazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa.” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i, yang tak lain adalah guru Imam Hanbali.

Imam Hanbali yang bernama lengkap Ahmad bin Muhammad bin Hanbal adalah seorang ulama besar di bidang hadis dan fikih yang pernah dimiliki dunia Islam. Dilahirkan di Salam, Baghdad, pada 164 H, Imam Hanbali sudah menunjukkan kecerdasannya sejak usia dini. Ketika usianya relatif muda, ia sudah hafal Alquran.
Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. Saat itu, kota Baghdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam, yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya, serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. Di sana tinggal para qari’, ahli hadis, para sufi, ahli bahasa, filosof, dan sebagainya. Read more…

Categories: Tokoh Tag:

Rasyid Ridha, Tokoh Reformis Dunia Islam

Ide-ide brilian Abduh dan Al Afghani membuatnya mengikuti jejak kedua tokoh tersebut.

Sosok intelektual satu ini bernama lengkap Muhammad Rasyid bin Ali Ridha bin Syamsuddin bin Baha’uddin Al-Qalmuni Al-Husaini. Namun, dunia Islam lebih mengenalnya dengan nama Muhammad Rasyid Ridha. Ia lahir di daerah Qalamun (sebuah desa yang tidak jauh dari Kota Tripoli, Lebanon) pada  27 Jumadil Awal 1282 H bertepatan dengan tahun 1865 M.
Muhammad Rasyid Ridha dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga terhormat dan taat beragama. Dalam sebuah sumber dikatakan bahwa Rasyid Ridha masih memiliki pertalian darah dengan Husin bin Ali bin Abi Thalib, cucu Nabi Muhammad SAW. Read more…

Categories: Tokoh Tag:

Evliya Celebi, Petualang Muslim di Era Turki Usmani

April 1640, Evliya mulai melakukan perjalanan pertamanya keluar dari kota Istanbul. Dia pergi menuju Bursa atau Pursa, sebuah kota di Barat Laut Turki bersama sahabatnya.

Hampir seluruh belahan dunia telah dijelajahinya. Selama 40 tahun, Evliya Celebi melanglang buana ke berbagai penjuru dunia. Tak heran, jika Evliya ditabalkan sebagai petualang hebat dari Kekhalifahan Turki Usmani. Hasil petualangannya ke berbagai negara itu dituliskannya dalam sebuah buku perjalanan berjudul Seyahatname.
Evliya terlahir pada 25 Maret 1611 di Istanbul, Turki. Ayahnya adalah tukang emas yang mengabdikan diri untuk seorang penguasa Turki Usmani bernama Dervis Mehmed Zilli. Meski Evliya terlahir di Istanbul, kedua orangtuanya berasal dari Kutahya. Read more…

Categories: Tokoh Tag:

Imam an-Nasa’i, Figur Ulama Hadis Sejati

Ia sangat cermat dan teliti dalam meriwayatkan hadis yang bersumber dari Rasulullah SAW.

Imam an-Nasa’i yang memiliki nama lengkap Abu Abdirrahman Ahmad bin Syuaib bin Ali bin Bahar bin Sinan bin Dinar an-Nasa’i adalah seorang ulama hadis terkenal. Kitabnya termasuk kitab hadis yang enam, yaitu Bukhari, Muslim, Abu Daud, Ibnu Majah, Tirmidzi dan Nasa’i. Keenam kitab hadis ini dikenal karena ketinggian sumber periwayatannya (sanad) maupun kandungan beritanya (matan).
Dilahirkan di satu desa yang bernama Nasa’ di daerah Khurasan pada tahun 215 H, an-Nasa’i tumbuh dan berkembang di desa kelahirannya. Ia menghafal Alquran di Madrasah yang ada di Nasa’. Imam an-Nasa’i juga banyak menyerap berbagai disiplin ilmu keagamaan dari para ulama di daerahnya. Read more…

Categories: Tokoh Tag: